Rabu, 30 Januari 2019

Mengatasi masalah Resolving Host di Google Chrome (FIX)

Mengatasi masalah Resolving Host di Google Chrome (FIX)

Mungkin anda pernah merasakan permsalahan ini saat menggunakan Browser Google Chrome, yaitu masalah Resolving Host saat akan mengakses sebuah situs atau halaman website tertentu. Akibat terjadi Resolving Host ini akses pada sebuah situs menjadi sangat lambat. 

Jika hal ini terjadi saat anda menggunakan Browser Google Chrome anda akan melihat tulisan Resolving Host... pada bagian pojok kiri bawah antar mukan Browser Google Chrome. Sebenarnya problem ini bisa juga terjadi pda Browser lain tidak hanya pada Google Chrome seperti Firefox, Safari, Edge, Internet Explorer, dll. Sehingga hasilnya situs tidak dimuat / diload dengan benar dan nyaman.


Solusi Resolving Host pada Google Chrome


Kenapa Resolving Host terjadi?

Ketika anda hendak mengakses suatu situs atau website, anda perlu memasukan alamat situs tersebut pada kolom URL di Browser yang dalam hal ini adalah Google Chrome, setelah itu Browser harus menyelesaikan tugasnya yaitu menerjemah alamat yang ada masukan pada sebuah alamat numerik yaitu IP Address. Tentang hal ini disebut dengan Sistem Nama Domain atau DNS.

Alasan sederhana secara teknis penyebab Resolving Host ini terjadi adalah karena server DNS yang dikonfigurasi oleh Penyedia Layanan Internet (ISP) Anda membutuhkan waktu lama untuk menemukan pemetaan alamat IP dari URL situ yang Anda masukkan.

Hal ini mungkin karena perubahan DNS pada Internet Service Provider (ISP) anda. Selain itu, penumpukan Cache pada komputer lokal (komputer kita) atau browser Chrome juga bisa menjadi salah satu penyebab keterlambatan dalam menemukan alamat IP situs yang benar.

Digram atau gambar dibawah ini mungkin bisa menjelaskan kepada anda tentang hierarki DNS bertingkat (bagian A) dan kemudian konten aktual diambil dari server menggunakan IP itu (bagian B) sehingga terjadi Resolving Host.

Proses Resolving Host

Setelah melihat diagram atau gambar diatas, dapat disimpulkan cara termudah dan tidak ribet yang bisa anda lakukan untuk mengatasi masalah ini adalah menuliskan IP Address situs secara langsung pada bilah/kolom URL Google Chrome. Namun, hal ini menjadi tidak mungkin jika kita di tuntut harus menghapal semua IP pada setiap situs.

Justru disinilah seharusnya DNS bekerja, yaitu untuk mempermudah kita mengakses sebuah website dengan domain situs tanpa harus menghapal IP Address situs yang hanya terdiri dari berbagai angka itu.

Belum lagi situs web atau domain yang di host pada Share Hosting Server yang secara otomastis domain atau web tersebut tidak bisa diakses menggunakan IP Address nya, hal ini karena 1 IP Address share hosting digunakan oleh beberapa Domain sekaligus.

Ok, untuk itu dibawah ini saya coba paparkan dan jelaskan kepada anda beberapa cara yang bisa anda coba untuk mengatasi masalah Resolving Host di Google Chrome. Catatan : Beberapa langkah dibawah ini mungkin ada yang sudah tidak sesuai karena versi Google Chrome atau pun OS yang anda gunakan.

How to Fix Resolving Host Issue ?

Sesuai dengan permasalah ini yang kita bahas diatas, seharusnya beberapa atau salah satu cara dibawah ini bisa menyelesaikan masalah Resolving Host di Google Chrome.

  1. Ubah DNS Server kita ke DNS Publik
  2. Hapus Cache DNS dari Google Chrome
  3. Bersihkan Cache DNS dari Komputer kita
  4. Nonaktifkan prefetching atau Prediksi DNS di Chrome
  5. Ubah Pengaturan LAN
  6. Jangan Gunakan Proxy atau VPN yang tidak bisa diandalkan
  7. Terjadi IP Conflic karena komputer lain terhubung dengan Router yang sama
  8. Hubungi penyedia layanan (ISP) anda
Ok, setiap pilihan diatas saya rinci dibawah ini.

Pilihan 1 - Ubah DNS Server kita ke DNS Publik

Untuk menjalankan opsi ini anda bisa masuk pada pengaturan IP Address di windows lalu ubah Pengaturan DNS ke statis dan isi dengan DNS Publik yaitu 8.8.8.8 dan atau 8.8.4.4 atau anda pun bisa menggunakan DNS publik yang anda ketahui.

Semua aktivitas Internet anda akan dialihkan ke DNS publik baru yang anda pasang tersebut. Catatan dari saya jangan pernah gunakan IP DNS dari server gratis atau server tidak jelas karena sangat beresiko untuk keamanan anda.

Gambar dari webnost.com
Setelah anda melakukan seeting diatas dan menyimpannya, silakan Close atau keluarkan Google Chrome dan buka kembali lalu coba masukan url / domain situs atau lihat langsung pada bagian pojok kiri bawah apakah masih ada tulisan Resolving Host atau tidak, jika masih anda bisa coba lanjut ke pilihan atau opsi kedua.

Pilihan 2 - Bersihkan Cache DNS pada Google Chrome

Seperti yang kita ketahui bahwa Chrome menggunakan caching DNS untuk memfasilitasi pemuatan cepat situs dengan memetakan alamat IP dari cache ketika domain yang sama dibuka berulang kali. Jika alamat IP situs diubah, maka cache DNS Chrome dapat menyebabkan keterlambatan memuat situs karena perbedaan dalam IP.

Untuk itu, anda bisa melakukan langkah pembersihan DNS pada Google Chrome dengan langkah-langkh berkut ini :


  • Masuka ke “chrome://net-internals/#dns” (tanpa tanda petik) pada kolom URL Google Chrome anda
  • Selanjutnya klik "Clear Host Cache" berulang kali
Proses Clear Host Cache pada Chrome


Ketika anda klik, mungkin tidak menampakan perubahan atau proses apapun, namun begitulah keadaan jika kita melakukan pase/langkah ini,

Nah, sekarang Jika Anda menggunakan versi browser Chrome yang sangat lama (tidak up to date) maka Anda juga dapat mencoba menonaktifkan flag "Built-in Asynchronous DNS" dengan mengikuti instruksi di bawah ini. (Pilihan langkah ini tidak akan tersedia pada versi Chrome terbaru).

  • Masuk ke URL “chrome://flags” (tanpa tanda petik)
  • Tekan CTRL+F (unuk pengguna Windows) atau Command+F (untuk pengguna Mac) dan ketik/cara “asynchronous”

  • Klik atau ubah posisi Default menjadi “Disable”
  • Terakhir Klik "Luncurkan Sekarag" atau “Relaunch Now” untuk menerapkan perubahan.

Pilihan 3 - Menghapus Cache dari PC atau Mac lokal

Selain browser Chrome, PC atau Mac lokal Anda juga menggunakan caching DNS untuk mengaktifkan pemuatan cepat nama domain berulang yang diakses. Jadi membersihkan cache komputer Anda juga bisa membantu dalam memperbaiki masalah ini.

  • Jika Anda menggunakan Windows, buka "Command Prompt" dan masukkan perintah "ipconfig / flushdns" dan Anda akan melihat pesan sukses. Tekan "tombol Windows + R" dan masukkan "cmd" untuk membuka command prompt di Windows XP / Vista / 7. Gunakan opsi daya pengguna dengan menekan "Windows key + X" untuk mengakses prompt perintah di Windows 8/10.
  • Jika Anda menggunakan Mac, buka aplikasi "Terminal" dari "Utilities", masukkan perintah "dscacheutil -flushcache" dan Anda tidak akan melihat pesan sukses. Jika Anda menggunakan OS X versi 10.5.1 dan di bawahnya maka gunakan perintah "lookupd -flushcache" untuk membersihkan cache DNS.

Pilihan 4 - Menonaktifkan Prediksi DNS atau Prefetching

Jika masalah tidak atau masih belum teratasi setelah berganti ke server DNS publik atau membersihkan cache seperti dijelaskan di atas, maka coba opsi berikut. Buka jendela browser Chrome dan klik ikon "Customize and control Google Chrome" yang ditampilkan di sudut kanan atas (seharusnya seperti tiga titik secara vertikal). Pilih opsi "Pengaturan" seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Masuk ke halaman Setting Chrome

Anda juga bisa mengakses Pengaturan Chrome dengan masuk ke halaman URL "chrome://settings" (tanpa tanda petik".

Klik "Advanced"

Menampilkan menu Advanced pada bagian Setting Chrome

Selanjutnya Buka bagian "Privasi dan keamanan" dan hapus centang opsi "Gunakan layanan prediksi untuk memuat halaman lebih cepat" seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Mulai ulang browser Anda dan periksa apakah situs memuat dengan benar.


Pada dasarnya Chrome mencoba menyelesaikan semua alamat IP tautan pada sebuah halaman web. Meskipun ini dimaksudkan untuk meningkatkan kecepatan pemuatan saat Anda membaca konten pada halaman website itu, ini dapat berdampak negatif tergantung pada jumlah dan jenis tautan. Mohon untuk diperhatikan perhatikan bahwa pilihan ini mungkin berbeda pada versi Chrome terbaru atau lama, seperti tulisan "Prediksi tindakan jaringan untuk meningkatkan kinerja pemuatan laman" bisa saja sama atau mungkin berbeda tulisannya itu.

Pilihan 5 - Mengubah Pengaturan LAN

Nah, dalam hal ini Jika Anda melihat pesan atau tulisan "Resolving proxy" di bilah status, itu mungkin disebabkan oleh pengaturan LAN Anda. Seperti yang dijelaskan dalam opsi 4, buka pengaturan Chrome dan klik tautan "Tampilkan pengaturan lanjutan ...". Arahkan ke bagian "Jaringan" dan klik tombol "Ubah pengaturan proxy ..."

Buka tab "Koneksi / Connection" dan klik tombol "Pengaturan LAN / LAN Setting" seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Mengatur LAN

Hapus atau hilangkan centang pada kotak "Deteksi otomatis pengaturan" jika sudah dicentang dan mulai ulang browser Anda.

Mengatur LAN 

Pilihan 6 - Jangan Gunakan Proxy / VPN yang tidak bisa diandalkan

Menggunakan server proxy atau VPN membantu menyembunyikan identitas Anda dan menjelajahi web secara anonim. Ini juga membantu untuk mengakses situs web yang diblokir oleh pemerintah, organisasi dan sekolah. Sayangnya banyak orang menggunakan layanan ini untuk melakukan kegiatan ilegal. Ada layanan pemantauan penipuan di web yang memperbarui alamat IP dari mana penipuan tersebut berasal. Perusahaan seperti Google dan pengembang web lainnya menggunakan basis data layanan pemantauan penipuan ini untuk menyaring jaringan yang tidak diinginkan. Kemungkinan besar semua layanan gratis itu akan diblokir karena proksi dan perusahaan VPN berbagi rincian server yang sama dengan sejumlah besar pengguna.

Jadi, pastikan anada tidak menggunakan layanan proxy dan VPN gratis dan mencoba untuk mendapatkan layanan premium seperti VyprVPN atau ExpressVPN untuk menghindari melihat penyelesaian pesan host.

Pilihan 7 - IP Conflict pada Jarkom anda

Nah, selanjutnya Pilihan terakhir adalah me-restart komputer Anda atau me-restart koneksi internet dengan memutuskan daya modem dan menghubungkannya kembali. Saat ini banyak dan umum sekali di rumah atau kantor yang memiliki laptop, iPhone atau iPad dan semua terhubung ke router yang sama.

Penggunaan Router yang sama, mungkin kadang terjadi kesalah sistem pada jaringan sehingga terjadilah IP conflict atau 2 device jaringan seharusnya memiliki IP Address yag berbeda, namun dalam hal ini device tersebut memiliki IP yang sama sehingga terjadilah IP Conflict.

Pilihan 8 - Meghubungi ISP

Menghubungi ISP (Internet Service Provider) bisa anda lakukan, jika tidak ada satupun solusi yang disebutkan di atas pada tingkat browser, komputer dan router bekerja untuk Anda. Anda dapat mendiskusikan masalah ini dengan Penyedia Layanan Internet (ISP) Anda bersama dengan URL situs yang Anda coba akses.

ISP Anda dapat memeriksa di bagian akhir dan mengonfirmasi apakah mereka memblokir situs tersebut. Mereka juga dapat menyediakan server DNS alternatif atau mengubah pengaturan konfigurasi di sisinya (ISP) untuk mengatasi penyelesaian masalah host atau Resolving Host pada Aplikasi Google Chrome anda.

Kesimpulan

Permasalahan Resolving Host pada Gogle Chrome ini membuat kita terganggu khusnya para pengguna / pekerja di dunia internet karena akan memperlambat akses pada sebuat situs web. So, untuk itu saya berharap artikel ini akan membantu anda menyelesaikan permasalahannya.

Yang saya alami juga hal yang sama, dan saya pernah menggunakan 8 Langkah Penyelesaian Resolving Host diatas satu per satu dan akhirnya berhasil. Semoga demikian juga dengan anda. Jika masih anda kendala, mungkin anda bisa berikan masukan dan pertanya kepada saya melalui kolom komentar dibawah.

Terima Kasih dan sampai jumpa diartikel atau tutorial selanjutnya. 

Minggu, 29 Juli 2018

Login Wordpress via CPanel Hosting

Login Wordpress via CPanel Hosting

Alhamdulillah, sore ini saya baru ada kesempatan kembali untuk berbagi informasi menarik dan semoga bermanfaat. Bagi anda pemilik web/blog, mungkin sudah tidak asing lagi dengan CMS (Content Management System) yang bernama Wordpress.

Wordpress ini salah satu CMS yang dibangun dengan Bahasa Program PHP dengan Database MySQL. Kali ini saya akan share Cara Login (Masuk Halaman Admin) Wordpress melalui Control Panel (CPanel). 

Sebelum masuk ke tahap tutorial/langkah Login Wordpress via CPanel, ada baiknya saya berikan dulu penjelasannya tentang tutorial kali ini. Pertama, langkah ini tentunya hanya bisa di lakukan oleh anda yang web/blog nya di install di sebuah server/hosting (berbayar atau pun free).

Kedua, penginstallan CMS wordpress tidak dilakukan manual dengan mendownload wordpress.zip dari situs Resmi Wordpress, namun penginstallan langsung dilakukan melalui Softaculous yang biasanya feature ini sudah ada pada setiap hosting berbayar dan mungkin sebagain hosting free (Gratis).

Softaculous adalah autoinstaller yang memudahkan anda melakukan installasi CMS seperti WordPress, Prestashop, Joomla, dan CMS lainnya. Dengan Softaculous anda bisa login ke halaman admin CMS secara langsung melalui Softaculous. Cara ini bisa digunakan ketika lupa password login ke CMS-nya.

Langkah-langkah Login

Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

  • Login ke CPanel
  • Cari dan Klik menu Softaculous

  • Masuk ke menu atau icon “All Installations
  • Klik Icon Admin
Demikian langkah-langkah Login CMS (Khususnya Wordpress) via CPanel atau lebih tepatnya melalui menu Softaculous. Terima Kasih.

Selasa, 19 Desember 2017

Data Form muncul Otomatis setalah pilih data combobox PHP dan Ajax


Data Form muncul Otomatis setalah pilih data combobox PHP dan Ajax


Tulisan kali ini mungkin tidak asing lagi, jika anda pernah melihat pada sebuah form yang jika pilihan combobox dipilih atau terpilih maka data yang terkait dengan pilihan pada combobox tersebut akan tampil secara otomatis pada semua form input. 

Pada kesempatan ini, untuk membuatnya kita akan coba menggunakan PHP, Ajax dan MySQL, prosesnya ketika data di combobox dipilih maka value / data yang dikirimkan via ajax akan di proses dan di cek ke database yang ada, maka jika data yang dipilih pada combobox ditemukan didalam database, selanjutnya semua data terkait akan ditampilkan ke semua form input yang kita buat, jika anda berfikir artikel ini benarik maka silakan simak, lanjutkan membaca dan ikuti semua tahapan berikut :

1. Buat database dan siapkan Tabel dan beberapa record yang diperlukan


Nama Database yang kita buat dalam tutorial ini adalah bernama ajax, selanjutnya buatlah table dengan code SQL berikut :


2. Buatlah file Config atau Koneksi ke Database


Setelah proses pembuatan database, tabel dan beberapa record selesai. Selanjtnya adalah membuat file koneksi ke database. Tujuannya adalah agar program yang sedang kita buat dapat terhubung ke database yang kita buat. 

File ini dibuat dengan Ektensi .php karena kita menggunakan bahasa pemrograman PHP. Dalam Tutorial ini saya beri nama config.php , berikut ini adalah source codenya :



3. Buat Form pada Input


Halaman atau file ini berisi file Form Input yang kita gunakan untuk memilih dan menampilkan data secara otomatis pada combobox. File ini kita beri nama index.php , dan berikut source codenya :



4. Proses data dengan Ajax


File ini kita beri nama ajax.php yang berfungsi untuk memproses data yang kita pilih pada combobox yang sudah kita buat sebelumnya. Berikut source codenya :


Dan akhirnya SELESAI. Berikut ini adalah tampilan yang seharusnya berjalan jika anda mengikuti setiap tahapan Tutorial Data Form muncul Otomatis setalah pilih data combobox PHP dan Ajax dengan benar.

Pilih Salah satu ID, sebagai contoh saya pilih ID 1234569 maka data yang tampil adalah seperti dibawah ini :

Bagaimana, sangat mudah bukan? Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan anda. Terima Kasih. Sebagai bonus, saya lampirkan File Full Source Code lengkap dengan file SQL databasenya yang bisa anda Download di bawah ini :


Jangan lupa share artikel ini ya, supaya lebih bermanfaat bagi sahabat yang lain. Insya Allah jadi nilai ibadah. :)

Kamis, 28 September 2017

7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web

Aplikasi berbasis web

Penggunaan Aplikasi berbasis Web

Sejek beberapa tahun terakhir penggunaan aplikasi untuk membantu pekerjaan manusia kian meningkat, hal ini merupakan sebuah indikasi kemajuan dan peningkatan kualitas hidup manusia. Banyak jenis aplikasi yang digunakan terutama yang sering digunakan di era digital ini adalah Aplikasi berbasis Web.

Tidak hanya untuk pengguaan personal atau pribadi seperti penggunaan Sosmed yang sering kita lakukan, juga dibutuhkan dan digunakan oleh beberapa perusahaan yang menggunakan transaksi secara online dengan client atau pun membernya.

Namun, tahukah anda bagaimana step pembuatan aplikasi berbasis web tersebut? Kali ini admin aka coba memberikan gambaran kepada pembaca bagaimana suslit dan rumitnya tahapan membuat Aplikasi berbasis web ini, dengan judul artikel 7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web.

Langkah pembuatan Aplikasi berbasis web

1. Perencanaan
7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web
Proses perencanaan

Orang bijak mengatakan untuk mencapai seribu langkah harus dimulai dengan satu langkah. Demikian juga dengan membangun sistem informasi, langkah pertama kita adalah membuat perencanaan(planning).

Perencanaan adalah membuat semua rencana yang berkaitan dengan proyek sistem informasi. kalau kita ingin membangun rumah maka kita akan melakukan perencanaan bagaimana pondasinya , bagaimana struktur bangunannya, mau memakai material apa saja, apa warna dindingnya, tak ketinggalakan pula merencanakan anggaran budget yang harus kita keluarkan.

2. Analisa

7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web
Proses analisa
Setelah perencanaan selesai, langkah berikutnya adalah membuat analisa (analyst). Analisa adalah menganalisa workflow sistem informasi yang sedang berjalan dan mengindentifikasi apakah workflow telah efisien dan sesuai standar tertentu. Analisa dilakukan oleh Business Processs Analyst (BPA) yang berpengalaman dan/atau memahami workflow sistem manajemen di area yang sedang dianalisa.

Dalam step atau langkah pembuatan aplikasi berbasis web bagian ini adalah yang paling menenukan akan jadi apa aplikasi ini kedapannya.

3. Desain

7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web
Proses Desian
Setelah proses analisa selesai, selanjutnya adalah membuat desain (desgin). Desain adalah langkah yang sangat penting dalam siklus SDLC karena langkah ini menentukan fondasi sistem informasi. kesalahan dalam desain dapat menimbulkan hambatan bahkan kegagalan proyek. Ada 2 jenis desain yang dibuat di langkah ini, yaitu desain proses bisnis dan desain pemrograman.

a. Desain Proses Bisnis
b. Desain Pemrograman

Desain pemrograman dilakukan oleh Sistem Analis (SA) yaitu membuat desain yang diperlukan untuk pemrograman berdasarkan desain proses bisnis yang telah dibuat oleh BPA. desain ini akan menjadi pedoman bagi programmer untuk menulis source code. Desain pemrograman meliputi :

1). Desain database
2). Desain Screen Layout
3). Desain Diagram Proses
4). Desain Report Layout

4. Pengembangan

7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web
Pengembangan
Pekerjaan yang dilakukan di tahap pengembangan (development) adalah pemrograman. Pemrograman adalah pekerjaan menulis program komputer dengan bahasa pemrograman berdasarkan algoritma dan logika tertentu. orangnya disebut Programmer.

Banyak bahasa pemrograma web yang bisa kita gunakan dan mungkin bisa kita terus pelajari perkembangannya, salah satu yang paling populer dari bahasa Server Side Script adalah PHP.

5. Testing

7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web
Teting Aplikasi
Tak ada gading yang tak retak, sebuah peribahasa yang berarti tidak ada yang sempurna di dunia ini.Hal ini berlaku juga pada sistem informasi buatan manusia. oleh sebab itu, perlu suatu proses untuk menguji mutu sistem informasi. 

Proses ini lazim disebut testing. Testing adalah proses yang dibuat sedemikian rupa untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian hasil sebuah sistem informasi dengan hasil yang diharapkan. Tentunya, semua aplikasi yang kita buat, ingin jelas peruntukannya denagn hasil yang mendekati sempurna (sedikit bug).

6. Implementasi

7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web
Implementasi Aplikasi
Implementasi adalah proses untuk menerapkan sistem informasi yang telah dibangun agar user menggunakannya untuk menggantikan sistem informasi yang lama.

Semua aplikasi memiliki implementasi yang jelas sesuai dengan peruntukannya, maka dalam proses analisa sebelumnya kita memperhatikan pula, siapa yang akan mengimplementasikan atau menggunakan aplikasi ini kedepannya.

Misal, sebuah aplikasi yang dibanguna untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran di sekolah, maka perhatikan bahwa Guru atau Siswa lah yang akan menggunakan aplikasi tersebut. Berikut dapat kita lihat bagaimana proses implementasi ini berlangsung.

Proses Implementasi :

a. Memberitahu user
b. Melatih user
c. Memasang sistem (install system)
d. Entri/Konversi data
e. Siapkan user ID

7. Pengoperasian dan Pemeliharaan

7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web
Operasi dan Pemeiharaan
Langkah Paling akhir adalah pengoperasian dan pemeliharaan. selama sistem informasi beroperasi, terdapat beberapa pekerjaa rutin yang perlu dilakukan terhadap sistem informasi, antara lain :

a. System Maintenance
b. Backup & Recovery
c. Data Archive

Itulah, 7 Langkah Membuat Aplikasi berbasis Web yang semoga bisa menambah pengetahuan anda atau minimal setidaknya anda tahu bahwa proses pembuatan aplikasi itu sangat lah rumit dan sulit. Sehingga, sangat perlu, penting dan bahkan wajib bagi kita untuk menghargai setiap karya Aplikasi yang ada, khususnya aplikasi bebasis web.

Sekedar informasi, bagi anda yang menginginkan berbagai macam aplikasi berbasi web, bisa anda search atau cari di halaman web Forum Teknologi Komputasi ini. Kami telah bekerja sama dengan Digital Website Indonesia sebuah perusahaan yang bergerak dalam jasa pembuatan Website dan Jasa SEO murah.

Minggu, 18 Desember 2016

Solusi jitu mencari Driver PC/Laptop secara Online

Selamat siang, semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan kita Allah Subahaanahuu wata'aala. :) Sahabat, kali ini saya akan memberikan anada pencerahan tentang masalah yang sering kita temui saat melakukan Install ulang OS pada PC/Laptop yang tidak memiliki DVD Driver, entah karena hilang atau mungkin rusak.

Apakah Driver penting bagi PC/Laptop?

Tentu, sebuah driver software sangat berguna untuk kelancaran dan ke optimalan PC/Laptop saat digunakan atau bekerja. Sebagai contoh, jika pc/laptop kita driver VGA nya tidak terinstall maka Interface atau antar muka akan sedikit tidak nyaman karena resolsi yang tidak optimal atau kecil. Selain itu, hal ini juga akan menjadi kendala saat akan melakukan pemasangan aplikasi yang memiliki resolusi tinggi atau pun pemutaran Video dengan resolusi HD.

Hal apa saja yang harus disiapkan?

Untuk solusi yang akan saya berikan kali ini, anda hanya perlu memiliki koneksi internet pada PC yang memiliki kendala driver belum terinstall. Sekali lagi, yang harus terkoneksi adalah PC yang baru kita Install ulang yang nantinya akan kita install drivernya.

Bagaimana jika driver network juga belum terinstall?

Tidak perlu bingung, tinggal kita Gunakan Modem USB atau perangkat lain yang bisa membuat anda terkoneksi ke internet. Jika tidak punya modem USB Smartphone anda juga bisa menjadi solusinya denga Thetring via USB kabel.

Berikut ini langkah-langkah mencari Driver PC/Laptop secara Online

  1. Kunjungi http://www.driverscloud.com/
  2. Klik Tombol START pada bagian atas yang berwarna biru
  3. Klik tombol INSTALL yang berwarna biru pada halam tersebut
  4. Anda akan mendowload Aplikasi DriversCloud_Win.exe
  5. Install Aplikasi tersebut
  6. Tunggu hingga proses download dan install selesai
Tunggu hingga prosess download dan install selesai

Klik Detect - Pastikan Offilne Detection TIDAK di Cek list untuk pencarian Online
Tunggu hingga proses Deteksi selesai dan setelah selesai secara otomatis Browser akan terbuka dan mengakses halama web DriverCloud dengan hasil pencariannya yang akurat. Setalah anda di arahkan kehalam tersbut Klik Menu My Drivers dan muncul di halaman tersebut link-link Download Driver yang belum terinstall dan tentunya cocok untuk pc/laptop kita.

Contoh hasil pencarian Driver untuk Laptop saya di halaman My Drivers. Semunya tinggal Download dan kompetible.

Apa keuntungan bagi anda?

Dengan menggunakan DriverCloud site ini, pencarian Driver menjadi lebih mudah tanpa harus mencoba satu per satu driver yang kita download tanpa mengetahui kompetibelitasnya dengan spek hardware pada pc/laptop kita. Semoga bermanfaat dan Terima kasih. :)

Sabtu, 17 Desember 2016

Apa itu Boot Loader?

Gambar merupakan arsip Mahmud Official Web
Gambar Koleksi Mahmud Official Web
Gambar Koleksi Mahmud Official Web
Gambar Koleksi Mahmud Official Web


Selamat pagi, sahabat MOW (Mahmud Official Web), pagi ini saya akan coba share hal baru, namun masih berkaitan dengan Open Source OS (operating System). Kita semua tahu bahwa kegiatan komputer saat pertama kali boot-ing adalah memilih Dvice mana yang pertama di Boot atau di panggil dengan settingn pada BIOS (Basic Input Output System) yang telah kita setting. Entah itu, Boot via DVD/CD Room, Harddisk ataupin Device lainnya sesuai dengan keperluan kita.

Jika di dalam harddisk komputer telah tertanam OS (Operating System) dan settingan Boot Priority pada BIOS di setting via Harddisk, langkah selanjutnya adalah cara agar OS yang terdapat di dalam harddisk tersebut bisa di panggil atau terpanggil sehingga kita dapat masuk ke OSnya dan dapat menggunakan komputer tersebut sesuai kehendak kita.

Nah, inilah fungsi Boot Loader yang perlu kita install atau pilih "Yes", saat proses install OS berlangsung dan memberikan pilihan kepada kita untuk meng-install Boot Loader atau tidak. Bagi sahabat yang belum tahu cara install OS Debian 6.0 klik disini. Baiklah, kalau beitu kita langsung saja ke pembahasan mengenai Boot Loader.

Boot Loader adalah suatu program yang sudah tertanam pada suatu sistem operasi untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada harddisk dan media boot lainnya seperti flashdisk. Boot Loader ini biasanya di gunakan dan sangat terasa fungsinya saat di dalam harddisk terdapat lebih dari satu OS, sehingga saat pertama boot-ing kita akan di suguhkan dengan tampilan Program Boot Loader dengan pilihan beberapa OS yang terpasang di harddisk untuk dapat kita gunakan dengan cara memilihnya.

BIOS (Basic Input Output System) lah yang memuat Boot Loader ini yang kemudian di gunakan untuk memanggil karnel suatu sistem Operasi.

Jadi, Boot Loader ini digunakan untuk memilih dan memanggil sistem operasi yang ada pada harddisk dan media boot lainnya. Misalnya, pada hard disk terdapat sistem operasi GNU/Linux Debian 5.0 (Open source) dan Windows 7 (Close Source) . Nah, anda bisa menggunakan salah satu Boot Loader yang sudah disediakan dari kedua sistem operasi tersebut, biasanya jika terpasang OS antara Windows dengan Linux yang akan di gunakan adalah Boot Loader Linux atau mungkin juga bisa sebaliknya, Sahabat MOW jika memasang OS Windows dan Linux pada harddisk, kita bisa setting Boot Loader mana yang akan di gunakan dengan menggunakan software tambahan seperti Easy BCD. Boot Loader, harus dipasang pada MBR (Master Boot Record) pada hard disk atau media boot lainnya agar sistem operasi yang terdapat pada harddisk atau media boot lainnya bisa di-boot dengan baik.

Terdapat dua jenis Boot Loader pada GNU/Linux yaitu GRUB dan LILO.


GRUB (GRand Unified Bootloader)

Inilah Boot Loader yang paling pesat perkembangannya, di karenakan banyak di gunakan oleh berbagi Distro GNU/Linux. GRUB ini merupakan proyek dari GNU. Saat ini terdapat 2 versi GRUB dan terbaru adalah versi GRUB yang kedua yang terpasang pada OS Linux Ubuntu 10.10.

LILO (LInux LOader)

Berbeda dengan GRUB, LILO hanya terdapat pada distro Linux Red Hat dan turunannya. Pada Boot Loader LILO banyak kita dapat setting sesuai kebutuha kita, begitu banyak menu konfigurasi yang di sediakan oleh LILO dan tidak lupa LILO juga dapat di install dan juga di uninstall.

Baiklah, kesimpulannya dari artikel kali ini adalah baik LILO atau pun GRUB sama saja, yang intinya kedua program ini membantu kita mem-boot atau memanggil OS yang terpsangang pada harddisk atau device lainnya. Namun, perlu di ingat kita harus hati-hati saat melakukan konfigurasi pada Boot Loader GRUB atau LILO, karena jika salah konfig. yang terjadi adalah kita tidak bisa Boot ke OS kita.

Terima kasih. Saya tunggu kritik dan sarannya untuk pengembangan.

Mahmud Al Fauzi - hubungi saya di Facebook jika ada kendala dari Tutor atau artikel yang saya Tulis.

Sembunyikan Kata Diberdayakan oleh Blogger

Tutorial ini saya tulis, karena mungkin bagi sebagian orang hal ini sangat penting karena Blognya tida ingin terlihat seperti blog tapi lebih terlihat seperti Web dengan biaya hosting tambahan. Kali ini, khusus untuk sahabat MOW (Mahmud Official Web) saya mau share cara menyembunyikan kata "Diberdayakan oleh Blogger" pada Template Blog di Blogspot. Caranya cukup mudah :

1. Login ke blogger.com dengan Account Google Blog kamu.
2. Klik menu Template -> Klik Edit HTML
3. Setelah itu centang "Expand Template Widget"
4. Cari kode ]]></b:skin, atau tekan Ctrl+f untuk memudahkan pencarian
5. Copy kode dibawah ini dan letakkan tepat diatas kode ]]></b:skin :

#Attribution1 {
height:0px;
visibility:hidden;
display:none
}

6. Klik Simpan Template.

Selesai, dengan begitu kata "Diberdayakan oleh Blogger" hilang begitu saja.
Semoga bermanfaat. 

Terima kasih.